Terkadang Kamu Harus Sakit Hati Dulu, Biar Tahu Gimana Caranya Bangkit, Berjuang dan Memperbaiki Diri

Tidak semua orang memiliki keistimewaan langsung bertemu dengan takdirnya. Terkadang seseorang harus melewati beberapa orang yang salah dan patah hati hingga akhirnya bertemu dengan jodohnya. Meski tidak seistimewa mereka, namun setiap orang memiliki proses yang tidak sama. Mungkin agar menjadi seseorang yang istimewa harus melewati patah hati berkali-kali. Sehingga tak perlu merasa sedih, menyesal boleh namun jangan sampai terpuruk oleh penyesalan. Lebih baik ambil hikmahnya saja, karena dari patah hati  kamu akan tumbuh menjadi pribadi yang mau memperbaiki diri. 

1. Mungkin Kamu Harus Patah Hati Dulu Biar Tahu Mana yang Pantas Dicintai dan Tidak

Dengan patah hati kamu akan menjadi lebih dewasa dalam hal cinta. Mungkin kamu harus patah hati dulu agar tahu siapa yang pantas kamu cintai dan tidak. Maka tak perlu menyalahkan keadaan, karena selalu ada hikmah dari setiap kejadian. 

2. Mungkin Kamu Harus Mengalami Sakit Hati Dulu Biar Tahu Gimana Caranya Menjaga Hati

Tidak semua orang bisa menjaga hatinya dengan baik. Tapi seseodang yang selalu dikecewakan dan disakiti akan terbentuk menjadi seseorang yang tahan banting dan tidak mudah baper. Dengan begitu kamu akan tahu bagaimana cara menjaga hati dengan baik sehingga tidak ada lagi yang bisa menyakitimu. 

3. Barangkali Kamu Harus Mengalami Kesedihan yang Mendalam Untuk Tahu Bagaimana Caranya Berjuang

Tidak semua orang mampu berjuang, mungkin dengan cara mengalami kesedihan yang mendalam kamu akan bangkit. Kamu akan berusaha bangkit dari keterputukanmu sehingga hikmah dari kesedihanmu adalah tahu bagaimana caranya berjuang dan bangkit. 

4. Bersyukurlah, Karena Dengan Sakit Hati Kamu Belajar Bersabar dan Ikhlas

Sabar dan ikhlas itu bukanlah perkara mudah. Kamu harus merasakan berbagai hal menyedihkan dan patah hati berkali-kali hingga akhirnya kamu terbiasa. Dari sabar yang selalu dipaksa akhirnya kamu akan ikhlas dengan keadaan yang menyakitkan. 

5. Bersyukurlah,  Sebab Dengan Kehilanganya Kamu Belajar Menerima Ketetapan Allah

Tak ada yang paling baik dari manusia kecui sadar sebagai hamba. Yang mana tidak bisa menentang takdir Allah dan ketetapan-Nya. Kamu akan lebih mudah menerima bahwa semua yang terjadi adalah ketetapan Allah. Sehingga kedepannya kamu akan lebih siap dengan segala ketentuan-nya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *