Setiap Orang Punya Jalannya Masing-masing, Jadi Tidak Perlu Dengerin Orang yang Sukanya Banding-bandingin

Jangan pernah membandingkan hidupmu dengan kehidupan orang lain. Ingat bahwa kamu berbeda dengan siapapun jadi tidak perlu disamakan apalagi dibanding-bandingkan. Jangan sampai diri kita yang membanding-bandingkan karena masih banyak diluar sana yang harus kita singkirkan jauh-jauh prasangka mereka yang suka membanding-bandingkan. Jadi ketika ada orang lain yang membanding-bandingkan jangan sampai berkecil hati, karena kita sudah menyadari bahwa diri kita berbeda dari siapapun, dan kita tidak pernah sama dalam hal apapun. Ingat, membanding-bandingkan itu tugas orang lain, jangan sampai diri sendiri yang membandingkan. Jangan pernah merasa tersaingi, hanya karena mereka lebih dulu menikah misalnya atau dalam hal kariri bahkan dalam hal apapun itu jangan sampai berkecil hati dan menganggap dunia ini tidak adil. Ingat, semua berjalan dengan garis takdir masing-masing jadi untuk apa banding-bandingin. 

1. Manusia Memang Sukanya Banding-bandingin, Jadi Tidak Perlu di Dengerin

Kita yang menjalani tapi orang lain yang mengomentari. Cukup orang lain yang sukanya banding-bandingin, kamu jangan sampai membandingkan hidupmu dengan orang lain. Bahkan jika ada yang mengomentari tak perlu diambil hati, karena mereka hanya melihat tanpa mengetahui kehidupanmu yang sebenarnya. Untuk apa mendengarkan kata mereka yang hanya ingin membuatmu tersinggung dan terluka. Biarkan saja mereka berkata apa, kamu berhak memilih mana yang pantas didengarkan dan yang tidak pantas kamu buang. Apapun perktaan orang lain, tergantung kamu yang menyikapinya. 

2. Tangan Kita Cuma Dua Bukan Untuk Menutup Mulut Mereka, Tapi Untuk Menutup Telinga Kita

Semisal hidupmu tidak seperti mereka pada umumnya, atau dianggap tertinggal karena belum mendapapatkan sesuatu. Biarkan saja,  semus butuh waktu, apalagi proses setiap orang bebeda jadi tidak perlu berkecil hati dengan cibirannya. Meski mungkin lumrahkan kamu seharusnya sudah sukses, sudah menikah bahkan seusiamu sudah memiliki anak tak perlu bersedih. Jangan sakit hati dengan ucapan mereka, kamu harus tahan dengan segala bentuk caci mereka. Selama kamu tidak merugikan orang lain, selama kamu tidak menyakiti orang lain dan tidak menyalahi aturan maka tak perlu di dengarkan. 

3. Harus Bisa Memilih Kata-kata yang Pantas Didengarkan dan Mana yang Harus Dibuang

Tidak semua bisa orang memberi nasehat yang benar, banyak dari mereka  mengucapkan kata-kata yang menjatuhkan.  Maka pintarlah memilah kata mana yang pantas didengarkan dan mana yang harus dibuang. Karena jika semua ucapan di masukkan ke dalam hati tentu kamu akan terus tersakiti bahkan bisa menyebabkan trauma yang mendalam. Terkadang, ucapan itu jauh menyakitkan dibanding dengan apapun juga. Luka karena goresan akan kalah dengan luka karena ucapan. Allah cuma menciptakan dua tangan bukan untuk menutup mulut mereka tapi untuk menutup telinga kita. 

4. Yang Bertanggung jawab Menjaga Hati dan Perasaan Itu Cuma Diri Sendiri Bukan Orang Lain

Kebahagiaanmu adalah tanggung jawabmu, sehingga kamu harus bisa menjaga hatimu dari apapun yang bisa menyakiti. Maka dari itu lindungi dirimu sendiri, sebab orang lain tidak ada yang tahu bagaimana perasaanmu dsn bagaimana kondismu. Tepislah jika itu menyakitimu, jangan dengarkan jika ucapan mereka membuatmu terpuruk. Orang lain bisanya hanya mengomentari tanpa tahu kondisi dan kenyataan yang sebenarnya. Kamulah yang tahu persis bagaimana hidupmu, jangan biarkan orang lain merusak dengan cara membanding-bandingkan. 

5. Tidak Semua Orang Mengerti Perasaanmu, Tahu Akan Kondisimu, Jangan Dengarkan Jika Membuatmu Terluka

Apapun yang sekiranya menyakiti lebih baik tinggalkan. Perkataan siapapun yang membuatmu terluka jangan di dengarkan. Kamu tumbuh dengan sendirinya, mereka tidak pernah ikut andil dalam kehidupanmu, jadi jangan sampai terpuruk oleh kata-katanya. Biarkan orang lain berkomentar terhadap hidupmu, biarkan orang lain membanding-bandingkan hidupmu. Tetap jalani dan syukuri, semoga yang kamu semogakan cepat terkabulkan dan apapun yang tidak baik Allah jauhkan. Biarkan orang lain mengatakan ini itu, tetaplah dalam kebaikan, biar Allah yang mengkat derajatmu. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *