Paksa Dirimu Untuk Terus Berbuat Baik, Tidak Peduli Orang Lain Bersikap Buruk

Kita tidak bisa mengatur semua orang untuk berbuat baik dan memperlakukan kita dengan baik. Kita hanya bisa mengatur diri kita agar selali berbuat baik meski sebenarnya kita tidak diperlakukan baik. 
Maka saat orang lain memperlakukanmu dengan buruk usahakan untuk terus menahan diri agar tidak membalas keburukan dengan keburukan. Meski kesal, meski kecewa atau mungkin ingin membalas dengan kejahatan, tahan jangan sampai tergoda oleh rayuan setan.  

1. Satu-satunya Hal yang Boleh Dipaksakan Hanyalah Kebaikan

Sedih ketika diperlakukan buruk oleh orang lain, namun membalas dengan hal yang sama tidak akan menjadikanmu hebat.  Jika tidak memaksakan diri agar tetap baik maka levelmu akan setara dengan meraka dan menyamakan diri menjadi orang yang tidak baik. Karena sekuat-kuatnya orang adalah dia yang mampu menahan diri untuk membalas keburukan disaat dirinya mampu untuk melakukan keburukan tersebut.

2. Tahan Dirimu Untuk Membalas Kejatahan Dengan Kejahatan

Memiliki keinginan untuk membalasa kejahatan dengan kejahatan itu pasti ada karena kita hanya manusia biasa. Tapi itulah perbedaan kamu dengan mereka, meraka yang bisa menyakiti sesama manusianya dan kamu yang selalu menahan diri untuk tidak menyakiti siapapun meski jelas-jelas dia berbuat zalim kepadamu. Maka teruslah menahan diri hingga airnya terbiasa untuk tidak tergoda dengan sikap buruk mereka. 

3. Tetaplah Menjadi Baik, Meski yang Kamu Dapatkan Adalah Hal-hal Buruk

Biarkan orang lain memperlakukanmu buruk, yang harus kamu lakukan adalah menjadi baik tanpa harus memperdulikan sikap orang lain. Sikap mereka adalah urusan mereka, maka cobalah hanya memikirkan hal-hal penting dan urusan diri sendiri. 

4. Tidak Peduli Hatimu Tersakiti, Diam dan Tidak Membalas Lebih Baik


Jauh lebih baik diam dan tidak menunjukkan kemampuanmu membalas perbuatan buruk mereka. Karena pada akhirnya mereka akan mendapatkan ganjaran yang setimpal atas perbuatannya. Kamu hanya perlu diam dan biarkan Allah yang membalasnya. 

5. Serahkan, Biarlahkan Allah yang Membalas Semua Keburukannya

Yang menyakiti selalu terlihat lebih bahagia dan sejahtera. Tapi tak perlu khawatir, bukankah setiap perbuatan manusia tidak pernah ada yang luput dari catatan? Bukankah kebaikan akan tetap ditulis kebaikan sekecil apapun itu dan begitu pula sebaliknya?  Maka jangan pernah ragu, bagaimanapun perbuatan mereka terhadapmu pasti akan ada balasannya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *