akhwatlegend_

Manusia Bisa Berubah Apalagi Soal Perasaan, Santai Aja Allah Sudah Atur Semua yang Harus Terjadi Pasti Terjadi

Jangan terlalu serius jika itu soal rasa, semua orang bisa berubah kapan saja. Hari ini sangat mencintaimu besok pagi atau lusa bisa jadi dia akan meninggalkanmu. Lalu bagaimana nasibmu yang sudah terlanjur mencintainya, sudah terlanjur berharap kepadanya dan sangat menginginkannya? Tentu itu sangat menyakitkan, akan sulit menerima kenyataan bahkan akan susah untuk move on. Sehingga belajarlah untuk mencintai sewajarnya, karena cinta yang sangat dalam akan menyatimu secara mendalam. Semua demi kebaikanmu sendiri, karena jika terlalu berharap ujung-ujungnya pasti kecewa dan sakit hati. Untuk menghindari hal itu cobalah mencintai sewajarnya, tanamkan keyakinan bahwa jika dia memang ditakdirkan untukmu pasti akan menjadi milikmu. Jika tidak artinya dia bukan untukmu dan Allah punya pengganti yang jauh lebih baik darinya. 

1. Tak Perlu Khawatir Kehilangannya,  Bawa Santai Saja Jika Itu Soal Perasaan dan Cinta

Bersedih boleh saat kehilangan seseorang yang mungkin selalu kamu doakan. Tapi bukankah Allah maha baik, jika daomu tifak dikabulkan artinya dia tidak baik untukmu. Jangan terlalu mengebu-ngebu dia harus jadi milikmu, karena jika tidak terjadi kamu akan terus sakit hati. Jadi cukup berharap dan berdoa saja semoga dia memang ditakdirkan untukmu. Jika tidak semoga diberi ganti dengan seseorang yang kamu semogakan saat ini. Jadi jangan terlalu berharap jika itu soal cinta, karena dia hanya manusia biasa dan bisa berubah kapan saja. 

2. Jangankan Cuma Janji, yang Pernikahannya Hampir Hari H, Juga Bisa Berubah dan Pergi

Meski kamu sangat mencintainya tetaplah gunakan logikamu. Banyak yang hanya mengumbar janji tapi setelah itu pergi, lalu kamu membencinya dengan alasan dia tidak bisa menepati janjinya. Tapi satu hal yang harus kamu tahu bahwa hati manusia mudah berbolak-balik, dia yang berjanji bisa mengingkari bahkan tanpa merasa bersalah. Persiapkan dirimu untuk tetap berdiri saat ditinggal pergi, yang terpenting kepergiannya bukan karena kesalahanmu. Pastikan bukan kamu yang menyalahi aturan, selama kamu tidak salah dan dia pergi meninggalkan maka kamu tidak akan pernah merugi Kehilanganny. Justru dialah yang akan rugi karena sudah meninggalkan seseorang yang berharga sepertimu. 

3. Kembalikan Sama Garis Takdir Aja Biar Tidak Mudah Sakit Hati dan Kecewa

Jika kamu sudah berusaha menjadi yang terbaik, selalu mendoakannya tapi pada akhirnya dia tetap memilih pergi. Maka kamu harus bersandar pada gatis takdir Allah. Percaya bahwa Allah maha baik, jadi tidak akan pernah mengambil sesuatu yang baik kecuali akan diganti dengan yang lebih baik. Kamu boleh kecewa tapi jangan sampai merana. Kamu boleh terluka tapi jangan sampai menyalahkan takdir. Ini masalah takdir, kamu harus bangkit, dia pun belum tentu memikirkanmu, jadi tak ada alasan untuk memikirkan dia lagi. Sudahi sedihmu, bangkit dan lakukan yang ingin kamu lakukan. Alihkan kesedihanmu dengan cara melakukan hobi atau kegiatan baru. Tetap semangat, nanti Allah pasti akan mendatangkan seseorang terbaik untukmu. 

4. Cukup Percaya Bahwa yang Akan Menjadi Milikmu Tidak Akan Pernah Menjadi Milik yang Lain

Jika kamu yakin apapun yang akan menjadi milikmu akan menemukan jalan dan sampai kapapun akan tetap menjadi milikmu maka hatimu tidak akan pernah gelisah. Jika kamu yakin apapun yang sudah digariskan tidak akan pernah tertukar maka sedihmu akan segera sirna. Sebab keyakinan itu bisa menghapus sedihmu, karena cepat atau lambat Allah pasti akan mendatangkan yang memang menjadi hakmu. Jadi berharaplah sewajarnya, terus berdoa semoga yang kamu semogakan cepat terkabulkan. Sudahi sedihmu, ingat bahwa yang akan menjadi milikmu tidak akan pernah tertukar dengan milik siapapun juga. Bersyukur jika dia milikmu, bersabar jika dia bukan hakmu. 

5.Yakini Saja Semuanya Sudah Tertulis, Jadi Tidak Akan Pernah Salah Alamat 

Daun selembar yang jatuh pun sudah tertulis apalagi semua kehidupan kita.  Tanpa terkecuali sudah tertulis dengan sangat rapi. Kita hanya bisa berusaha dan berdoa selebihnya bair Allah yang menentukan. Jadi jangan terlalu berharap pun jangan diam fan tidak mau berusaha. Lakukan sewajarnya sambil lalu menyadarkan diri sendiri bahwa yang menjadi milikmu akan tetap menjadi milikmu dan yang bukan milikmu sekeras apapun kamu menginginkannya pasti akan lepas juga. Semua sudah tertulis dan akan menjadi milikmu jika itu memang hakmu. Dan semua yang memang untukmu tidak akan pernah salah alamat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *