Jodoh Sudah Tertulis, Ditinggal Pergi atau Diselingkuhi Hanyalah Perantara Untuk Berjalan ke Takdir yang Sudah Ditulis

Jodoh adalah hak prerogatif Allah, meski saat ini kamu begitu menginginkannya dan selalu mendoakannya, jika bukan jodohmu maka akan selalu ada cara untuk berpisah. 
Sudah berusaha semaksimal mungkin tidak menjamin dia akan menjadi milikmu. Semua itu tergantung apakah dia ditakdirkan untukmu atau tidak. 

1. Sudahlah, Terima Apa yang Sudah Digariskan

Sudah berusaha tapi tidak sesuai harapan nyatanya bukan kegagalan. Tapi Allah sedang membuka jalan kebaikan bahwa dia yang kau perjuangkan bukan seseorang yang akan memberimu kebahagiaan. 
Mungkin dia yang kamu doakan agar menjadi jodohmu, justru dengan ditinggal pergi Allah mengabulkan doa-doamu. Pergi bukan dia tidak baik untumu namun sebenarnya takdirnya bukan kamu. 

2.  Bukankah Kamu Yakin Bahwa Jodoh Itu Tidak Akan Tertukar?

Sulit memang untuk menerima kenyataan bahwa orang yang kamu cintai tidak ditakdirkan untukmu. Tapi bukankah hati kecilmu meyakini bahwa jodoh tidak akan tertukar.
Maka tetaplah yakin agar hatimu lebih tenang.  Sakit hatimu, kecewa, dan patah hatimu hanya sementara saja, kelak jika sudah menemukan orang yang tepat hatimu akan sembuh dan tidak akan mengingatnya sebagai sosok yang penting bagimu. 

3. Bukankah Kamu Percaya Jodoh Itu Sudah Dituliskan?

Meratapi kepergiannya tidak akan merubah apapun. Jika dia pergi artinya dia bukan jodohmu, maka cukuplah percaya bahwa jodoh itu sudah ditulis dan tidak akan pernah tertukar. 
Jika pun dia jodohmu pasti akan kembali dalam keadaan dan waktu terbaik. Dan itu jauh lebih membagiakan karena  sama-sama dipertemukan dalam keadaan terbaik. 

4. Bukankah Kamu Tahu Bahwa yang Menjadi Milikmu Tidak Akan Pernah Melewatkanmu?


Bersedih sewajarnya, ketahuilah bahwa yang meninggalkanmu bukan seseorang yang ditakdirkan untuk bersamamu. Karena apapun yang melewatkanmu sudah pasti bukan untukmu.  

Meski tidak mudah cobalah untuk mengikhlaskannya dan berdoa semoga yang datang adalah seseorang yang ditakdirkan sehingga tidak akan meninggalkanmu lagi. 

5. Jangan Putus Asa, Melangkahlah Menuju Takdirmu yang Sebenarnya


Patah hatimu yang hebat adalah cara Allah untuk melindungimu dari seseorang yang bukam ditakdirkan untukmu. Jangan membenci, jangan dendam apalagi trauma, sebab patah hati adalah konsekuensi dari mencintai. 
Mungkin kamu memang memang bersedih atas kehilangannya. Tapi jangan pernah merasa putus asa, karena dengan kehilangannya kamu sedang berjalan menuju takdir yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *