Jangan Bangga, Cantik Itu Terletak Pada Lisan dan Akhlaknya Wajah Hanya Pembungkus yang Bisa Berubah Dimakan Usia

Sungguh tidak sulit mencari wanita yang memiliki paras cantik. Bertemu dijalan, scrol sosial media, semua wanita terlihat cantik dan sangat nyaman untuk dipandang. Tak ada yang salah dari menjaga kecantikan dan merawat diri agar terlihat cantik juga menawan. Karena sebagai manusia kita juga di anjurkan untuk menjaga kebersihan termasuk penampilan. Mungkin kesalahannya terletal pada menjadikan kecantikan diatas segalanya hingga lupa cara mempercantik akhlak dan lisannya. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa menjaga lisannya dengan baik, tidak mengunjing, tidak menyebarkan keburukan dan yang sedikit berbicara kecuali memang bermanfaat maka akan berpendapat. Sebab banyak berbicara akan menimbulkan banyak kesalahan, bisa menyakiti banyak orang serta bisa mencelakai dirinya sendiri. Sehingga menjaga kecantikan harus selaras dengan menjaga akhlak dan lisan agar kecantikannya tidak sia-sia dan berguna. 

1. Menjaga Kecantikan Tak Serumit Menjaga Akhlak dan Lisan 

Semua orang suka melihat yang bersih, rapi dan cantik. Tapi ketahuilah ada yang lebih suka dari itu, yaitu seseorang yang bisa menjaga lisan dan akhlaknya. Semua orang bisa menjaga kecantikan dan melakukan perawatan, tapi tidak semua orang bisa menjaga akhlak dan lisannya. Maka jadilah seseorang itu, dimana kamu mampu menjaga akhlak, lisan dan kecantikan. Jadilah wanita yang langka itu, karena jika menjaga kecantikan saja kamu tidak berguna. Apalagi yang paling sulit itu justru menjaga akhlak dan lisan, karena menjaga kecantikan adalah hal yang mudah dan bisa kamu lakukan. 

2. Utamakan Akhlak Diatas Segalanya, Percuma Cantik Jika Tidak Memiliki Akhlak yang Baik

Jadilah wanita cantik luar dalam, yang mana kamu lebih mengutanakan kecantikan akhlak dan menjadi wanita yang bisa menjaga lisannya. Maka kamu akan menjadi wanita yang selamat juga beruntung jika didapatkan. Jagalah lisanmu dengan sebaik-baiknya karena salah satu hal yang paling menyakitkan adalah ucapan. Ucapan bisa melukai, bisa menyejukkan dan juga bisa mencelakai. Maka jadilah wanita yang memiliki ucapan menyejukkan itu, agar semua orang merasa aman didekatmu. Utamakan akhlak diatas segalanya karena itulah yang membuat seseorang berharga dan kecantikannya bernilai dimata orang lain. 

3. Kecantikan Menjadi Tidak Ada Artinya Jika Tidak Mampu Menjaga Lisannya

Ketahuilah bahwa seseorang yang tidak mampu menjaga lisannya adalah seseorang yang tidak berharga dimata orang lain. Orang-orang pun enggan berada didekatnya karena tahu ucapannya pasti akan membuat orang lain terluka. Orang-orang akan menjauh karena tidak mau mendapatkan komentar negatif yang membuat down dan terpuruk. Maka dari itu jadilah cantik namun jangan lupa untuk menjadikan lisanmu cantik. Semua ucapan yang keluar adalah kebaikan, membuat hati orang lain tenang. Jangan sampai lisanmu mencelakai dirimu sendiri dan menyakiti  hati orang lain.

4. Kecantikan Hanya Sebatas Kulit Pembungkus yang Akan Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Tak sepantasnya bangga dengan kecantikan yang dimiliki. Karena kecantikan itu sifatnya sementara, semakin bertambah usia akan semakin berubah menjadi tua. Lalu apa yang bisa dibanggakan dari semua itu? Tentu sama sekali tidak ada jika tidak diimbangi dengan akhlak yang mulia. Semua itu percuma jika tidak dilandasi dengan kecantikan hati juga lisan. Meski usia bertambah jika akhlak dan lisan tetap dijaga maka semua orang akan merasa aman dan dirimu sendiri selamat dari hal-hal buruk lainnya. 

5. Apa yang Harus Dibanggakan Dari Selapis Kulit yang Sewaktu-waktu Bisa Berubah Sedangkan Akhlak Bersifat Kekal 

Jangan sekali-kali merasa bangga dengan kecantikan yang dimiliki. Kecantikan hanya selapis kulit yang bisa berubah sewaktu-waktu, maka dari itu terus menjaga lisan dan akhlak agar kecantikan itu tidak dimakan usia. Meski sudah tua jika memiliki akhlak mulia dan mampu menjaga lisannya pasti akan menjadi seseorang yang disegani dan tetap dianggap cantik. Karena kecantikan yang sebenarnya justru dari sikap, jika bisa bersikap baik kepada sesama manusia maka akan tetap dikenang sebagai orang baik dan cantik. Berbeda dengan seseorang yang hanya mengandalkan kecantikan tanpa akhlak mulia pasti kecantikannya tidak ada artinya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *