Bukan Nikmatnya yang Kurang, Tapi Rasa Syukurnya yang Hilang

Sebagai manusia seringkali kita lupa bahwa nikmat yang sudah Allah berikan begitu luar biasa. 
Yang kita keluhkan adalah sesuatu yang belum kita miliki. Padahal jauh lebih baik mensyukuri apa yang sudah dimiliki.

Terlalu sering membandingkan dengan orang lain sehingga melupakan hal-hal yang patut disyukuri. 
Terlalu sibuk melihat orang lain sehingga mengabaikan hal-hal berharga yang dimiliki. 
Kenapa selalu merasa kurang dan kurang disebabkan rasa syukur yang hilang, bukan nikmat dari Allah yang kurang. 

1. Manusia Selalu Merasa Tidak Puas


Alasan kenapa seseorang kurang bersyukur mungkin karena selalu tidak puas dengan dirinya dan apa yang dimiliki.
Punya satu ingin memiliki dua, punya dua ingin memiliki tiga, begitu seterusnya hingga lupa bagaimana caranya bersyukur. 

2. Saat Susah Lihatlah yang Dibawah


Saat sedih, saat susah lebih baik jangan melihat seseorang yang lebih bahagia dan memiliki segalanya. Cobalah melihat seseorang yang jauh lebih susah.  Masih banyak yang tidak seberuntung kita. Itulah sebabnya kita harus tetap bersyukur meski dalam keadaan susah. 

3. Tidak Bersyukur Akan Terus Merasa Kurang


Sampai kapan pun tidak akan ada habisnya jika mengikuti keinginan. Akan selalu merasa kurang dan tidak puas dengan kehidupan. Karena Allah akan terus membuat kita merasa kurang jika tidak mampu bersyukur terhadap apa yang dimiliki.

4. Hidup Akan Terasa Cukup Jika Mampu Bersyukur


Hidup kita akan terasa cukup dan tenang jika kita bisa bersyukur.  Hidup akan terasa damai jika hanya sibuk mensyukuri apa yang dimiliki bukan sibuk menginginkan hal yang belum dimiliki. Bahagialah dengan apapun yang ada saat ini jangan menunggu sesuatu yang belum dimiliki untuk merasa bahagia dan mensyukurinya.

5. Dengan Bersyukur Nikmat yang Dimiliki Terasa Cukup Bahkan Bertambah


Percayalah,  jika kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat yang kita miliki bahkan bertambah. Tidak peduli kelihatannya sedikit akan terasa cukup. Maka teruslah bersyukur jangan sampai kufur, karena Allah tidak menyukai manusia yang tidak mau mensyukuri naikmat-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *